4 Daerah Tujuan Wisata
di Papua yang Paling Menarik
Papua adalah provinsi yang terletak di bagian tengah pulau Papua, atau wilay paling timur wilayah Papua milik Indonesia. Provinsi Papua sebelumnya bernama Irian Jaya yang mencakup seluruh wilayah Pulau Papua. Sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi, dengan bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baranya memakai nama Papua Barat. Provinsi Papua memiliki luas 312.224,37 km2 dan merupakan provinsi terbesar dan terluas pertama di Indonesia. Papua berada di ujung timur dari wilayah Indonesia, dengan potensi sumber daya alam yang bernilai ekonomis dan strategis, dan telah mendorong bangsa-bangsa asing untuk menguasai pulau Papua.
Nah, setelah menjelaskan sedikit tentang provinsi Papua, saya akan memberikan 5 daerah tujuan wisata yang paling menarik dan indah di provinsi Papua.
1. Danau Sentani
KSMTour.com
Danau Sentani adalah danau yang terletak di Papua Indonesia. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Secara geografis, letak Danau Sentani adalah 2.61°S 140.56°E.
Di danau ini juga terdapat 21 buah pulau kecil menghiasi danau yang indah ini. Arti kata Sentani berarti "di sini kami tinggal dengan damai”. Nama Sentani sendiri pertama kali disebut oleh seorang Pendeta Kristen BL Bin ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada tahun 1898.
Danau ini sudah dikelola menjadi objek wisata karena berjarak 50 kilometer dari Jayapura dan mudah dijangkau, sebagai pelengkap di danau ini sudah banyak terdapat perahu wisata untuk berkeliling di Danau Sentani.
Di danau ini juga diadakan Festival Danau Sentani untuk menarik wisatawan. Festival Danau Sentani biasanya diadakan pada pertengahan bulan Juni tiap tahun, FDS sendiri telah ditetapkan sebagai festival tahunan dan masuk dalam kalender pariwisata utama. Festival ini diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua.
Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat di antaranya merupakan endemik Danau Sentani yaitu ikan gabus Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi sentani (Chilatherina sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) dan ikan hiu gergaji (Pristis microdon). Danau Sentani kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar.
Danau Sentani juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam, memancing, ski air serta wisata kuliner. Di antara ketiga ikan endemik danau sentani yang populasinya semakin menyusut adalah ikan gabus Danau Sentani, hal ini dikarenakan telur ikan ini dimakan oleh ikan gabus dari jenis yang lain.
2. Lembah Baliem
JejakPiknik.com
Lembah Baliem merupakan lembah di pegunungan Jayawijaya. Lembah Baliem berada di ketinggian 1600 meter dari permukaan laut yang dikelilingi pegunungan dengan pemandangannya yang indah dan masih alami. Suhu bisa mencapai 10-15 derajat celcius pada waktu malam. Secara gerografis, letak lembah baliem adalah 4° 7'26.42"S dan 138°55'4.86"E.
Lembah ini dikenal juga sebagai grand baliem valley merupakan tempat tinggal suku Dani yang terletak di Desa Wosilimo, 27 km dari Wamena, Papua. Panjang Lembah Baliem adalah sekitar 80 kilometer dan lebar sekitar 20 kilometer dan terletak di ketinggian sekitar 1,600-1,700 m, dengan populasi sekitar 100.000 jiwa.
Di Lembah Balliem ini diadakan acara Festival Lembah Baliem, merupakan acara perang antar Suku Dani, Suku Lani, dan Suku Yali. Perang antar suku ini tentunya aman untuk disaksikan. Bahkan acara festival ini menyedot perhatian para wistawan lokal maupun dunia. Acara berlangsung selama 3 hari dan dilaksanakan setiap bulan Agustus menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia.
Lembah Baliem berbentuk perbukitan hijau yang memiliki pemandangan sangat indah dan alami. Namun, di atas sini justru terlihat pemandangan seperti pantai dengan adanya pasir putih. Tekstur pasir putih di Lembah Baliem sama persis dengan pasir yang ada di pantai dan bahkan terasa asin.
Untuk fasilitas umum, resort, hotel, dan tempat ibadah yang cukup baik di sana.
3. Puncak Jaya Wijaya
BeritaSatu.com
Puncak Jaya Wijaya atau Piramida Carstensz ialah sebuah puncak tertinggi yang menjadi bagian dari Pegunungan Barisan Sudirman yang terdapat di Provinsi Papua, Indonesia. Secara geografis, letak Puncak Jaya Wijaya adalah 4° 5'4.55"S dan 137°11'11.82"E
Puncak Jaya atau Piramida Carstensz mempunyai ketinggian 4.884 mdpl dan di sekitarnya terdapat glester dengan nama yang sama yakni glester Carstensz, satu-satunya glester tropika di Indonesia, yang tersisa dan secara perlahan mulai menipis akibat pemanasan global.
Puncak ini merupakan gunung tertinggi di Indonesia kawasan Ocenia. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuk puncak tertinggi di dunia.
4. Taman Nasional Lorentz
NativeIndonesia.com
Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia. Lahan yang ditempatinya seluas wilayah sebesar 2.505.600 hektare. Dalam pembagian administraif, Taman Nasional Lorent berada dalam wilayah Kabupaten Jaya Wijaya,Kabupaten Mimika, Kabupaten Asmat, Kabupaten Yahukimo, dan Kabupaten Puncak Jaya.
Kawasan Taman Nasional Lorentz berada di bagian tengah dan bagian selatan dalam Pulau Papua. Sistem koordinat geografis taman ini pada posisi 136o 59’ 36,168” BT – 139o 09’ 25,308” BT dan 3o 43’ 10,992” LS – 5o 26’ 39,12” LS.
Taman nasional ini merupakan taman terbesar di Asia Tenggara. Taman dengan luasan sebesar 2.4 juta hektar ini akan membuat Anda tak akan berhenti mengagumi keindahan Tuhan di pulau ini. Taman ini dijadikan sebagai warisan Dunia oleh UNESCO. Taman Nasional ini memiliki gletser di tengah tropis yang hanya dimiliki oleh tiga wilayah di dunia dan salah satunya adalah taman nasional Lorentz Papua ini. Selain keindahan alam kita bisa menikmati keragaman flora dan fauna di taman ini.
Wilayahnya juga terdapat persediaan mineral, dan operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini. Ada juga Proyek Konservasi Taman Nasional Lorentz yang terdiri dari sebuah inisiatif masyarakat untuk konservasi komunal dan ekologi warisan yang berada di sekitar Taman Nasional Loretz ini.
Ditinjau dari aspek keragaman ekosistem, Taman Nasional Lorentz mencakup seluruh tipe ekosistem utama yang ada di Papua, mulai dari ekosistem perairan laut, ekosistem pesisir, ekosistem hutan pantai, ekosistem hutan rawa air payau, ekosistem hutan rawa air tawar, ekosistem hutan dataran rendah, ekosistem hutan pegunungan rendah, ekosistem hutan pegunungan tinggi, ekosistem sub alpin (Tree Line), ekosistem alpin dan ekosistem pegunungan salju abadi.
Berbagai spesies dari kawasan Taman Nasional Lorentz memberikan kontribusi terhadap kekayaan keanekaragaman hayati Papua. Terdapat 1.200 tumbuhan berbunga, 123 spesies mamalia, 411 spesies burung, dan 150 spesies reptil dan amfibi. Selain itu Taman Nasional Lorentz juga merupakan Daerah Burung Endemik atau Endemic Bird Area (EBA) dengan 45 spesies burung sebaran terbatas dan sembilan spesies burung endemik. Terdapat daerah isolasi alamiah bagi penyebaran jenis burung dan hewan lainnya di deretan Pegunungan Sudirman.
Sekian informasi yang bisa saya berikan untuk Daerah Tujuan Wisata yang paling menarik, indah, dan terbaik di Provinsi Papua, Indonesia.
Terimakasih.